Monday, March 29th, 2021

Laporan Wartawan Tribunnews, Choirul Arifin

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Komoditi kopi Nusantara kini telah menjadi tuan rumah di negeri sendiri, ditandai dengan bermunculannya pengusaha lokal yang membangun kedai di berbagai kota di seluruh Indonesia

Tren itu diikuti dengan semakin menjamurnya bisnis kedai kopi atau coffee shop, serta semakin meningkatnya tren minum kopi, terutama di kalangan milenial.

Di antara dinamika perayaan kopi Nusantara tersebut, bisnis kedai kopi atau coffee shop adalah yang paling menonjol sebagai bisnis yang sangat menjanjikan saat ini.

Pertumbuhan gerai kopi di dalam negeri terus menunjukkan peningkatan.

Data Kementerian Perindustrian menyebutkan, pada 2016 terdapat sekitar 1.000 kedai kopi.

Angka ini melonjak menjadi lebih dari 2.950 gerai kopi per Agustus 2019.

Tren positif ini membuka kesempatan bagi pelaku industri kopi seperti Rasa Group dan Rotaryana Group untuk memasok kebutuhan kedai-kedai yang ada.

Karisma Kamdani, Pemilik Rotaryana Group mengatakan, Rotaryana terus berusaha untuk dapat mengikuti perubahan tren yang sangat cepat di industri cafe dan retail kopi.

Rotaryana juga menawarkan produk mesin kopi Allcoff, Bezzera dan Mazzer.

“Kami berusaha menangkap peluang industri kopi dengan memberikan mesin espresso modern sebagai pendamping barista dalam menciptakan kopi terbaik,” kata Karisma.

Rotaryana awalnya bermula sebagai perusahaan contractor turnkey untuk kitchen
dan laundry equipment untuk hotel dan chain / franchise restaurant.

Saat ini perusahaan yang berdomisili di Jakarta tersebut terus mengikuti perkembangan jaman dan ber transformasi ke arah digital ke depan. Baik dari segi operation, marketing dan sales.

“Target kami dalam satu tahun ini sudah ada divisi Rotaryana yang fokus pada digital sales dan marketing dan aktif di online business activity dari segi sales dan after sales,” jelas Karisma.

Karisma menyadari peluang di 2021 untuk commercial kitchen equipment masih ada. Namun masih terkoreksi oleh faktor pandemi Covid-19 yang sulit diprediksi arahnya, dan ini masih menjadi faktor utama dalam penentuan keputusan investor.

Baca juga: Pentingnya Platform Cloud di Tahun 2021, Demi Mendukung Bisnis Berbasis Digital di Masa Pandemi

Terkait upaya pertumbuhan Rotaryana Group, Karisma berpegang teguh, tidak ada cara yang lebih baik membangun strategi tumbuh kecuali berorientasi pada kebutuhan pelanggan.

Pasalnya, dari waktu ke waktu kebutuhan pelanggan bergerak dinamis. Perilaku konsumen terus berubah.

“Tak hanya kopi, kami juga mengembangkan bisnis kami ke kitchen equipment dan produk-produk lain yang dibutuhkan di industri food and beverages,” tambahnya.

Pemilik Rasa Group Sherley Ruslie juga menambahkan akan terus mendukung kemajuan industri kopi dan ekonomi kreatif Indonesia. Salah satunya dengan menyediakan sirup pendamping kopi agar cita rasa kopi kian bervariasi.

“Kami menyediakan powder, sirup, dan fruit pulp dari DRiPP Flavour dan MultiBev untuk mendukung pengembangan minuman kopi yang kreatif dan berkualitas,” kata Sherley.

Dia yakin, kopi kekinian semakin digemari. Berbagai macam olahannya semakin populer, mulai dari kopi susu, kopi susu gula aren, kopi boba, dan masih banyak lagi. Alhasil, kesempatan pengembangan industri kopipun semakin terbuka lebar.

“Masih banyak potensi barista yang dapat di kembangkan dari segi kreativitas dan skills, serta dari segi pembuatan dan penyajian minuman kopi dan racikan minuman kekinian, kreatif dan sehat,” jelasnya.

Rasa Group turut mendorong kreativitas dan inovasi di industri kopi melalui layanan private label yang diberikan.

Melalui konsep cloud bar Flavorshot, Rasa Group membantu gerai kopi di tanah air mengembangkan konsep dan produk minuman kopi yang menarik.

“Masih banyak konsep baru yang dapat dieksplorasi, seperti minuman kopi dengan cita rasa
Indonesia yang unik sehingga barista kita dapat mengembangkan tren kopi lokal yang inovatif,” tambahnya.

Selain menyediakan sirup dan perlengkapan berkualitas, Rasa Group dan Rotaryana Group juga ikut berkontribusi mengembangkan kemampuan Barista Indonesia dengan menyelenggarakan Barista Innovation Challenge (BIC) pada 2020 lalu.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno mengapreasiasi acara BIC yang berhasil melahirkan barista-barista baru berkelas dunia. Diharapkan dari kompetisi ini para barista terbaik tanah air akan membuat kopi Indonesia semakin digemari masyarakat, baik di dalam maupun luar negeri.

“Saya harap dari acara ini muncul barista-barista baru yang bisa membuka lapangan kerja baru seluas-luasnya.”

“Kami dari Kemenperekraf mendukung terus visi Barista Innovation Challenge yang ingin menjadikan barista Indonesia sebagai profesi idaman,” ujar Sandiaga di acara Grand Final Barista Innovation Challenge 2020 beberapa waktu lalu.