rotaryana: kitchen & laundry
@Rotaryana Prima
@Rotaryana

Event

Indonesian Barista Competition 2014 (Final)

 

Final Indonesian Barista Competition 2014 telah selesai. Pertandingan yang melibatkan 24 orang barista Indonesia yang telah melewati babak eliminasi yaitu regional Bali dan regional Jakarta yang diikuti oleh kurang lebih 75 barista di setiap regionalnya, Yoshua Tanu dikukuhkan setelah juri memberikan nilai tertinggi atas penampilannya pada babak final di La Piazza, Kelapa Gading Jakarta, hari sabtu kemarin. Muhamad Aga (Tanamera Coffee), dan Anggara Rizky (1/15 Coffee) menyusul diurutan kedua dan ketiga.

 

 

Yoshua memulai presentasinya dengan suguhan espresso Melona Toduri. Pada suguhan cappuccino,  di hadapan para Juri Yoshua kembali menjelaskan bahwa espresso dengan susu akan memberikan rasa avocadodan butter cream. Di akhir penampilannya, Yoshua memberikan aksen rasa espresso-nya dengan 60 ml saus cranberry yang ia buat sendiri, dua sendok teh lime juice, 1 gram brown sugar, dan teh cascara yang telah disimpan dalam pendingin sehari sebelumnya. Penampilan perdananya di babak akhir diselesaikan dalam catatan waktu 14 menit, 42 detik.

 

 

Aga mengandalkan kopi favorit-nya, Toraja Yale, Aga menjelaskan karakter rasa buah markisa, dark chocolate, dengan intensitas medium dan diakhiri dengan body yang thick mouthfeel untuk espresso dan cappuccino. Di bagian akhir, pada bagian Signature Drink , Aga  mulai meng-infuse markisa dengan air, lalu tahap selanjutnya ia memerasnya untuk mendapatkan karakter acidity selain dengan memanfaatkan kulit jeruk. Sebagai penyeimbang kompleksitas rasa, butiran brown sugar direkatkan di pinggir gelas dan sedikit cream. Aga menghabiskan waktu selama 14 menit, 40 detik .

 

Selain juara Barista, IBC juga mengadakan penilaian lain bagi peserta yang menyajikan cappucinno terbaik dan espresso terbaik. Untuk pemenang cappuccino terbaik, diraih oleh juara pertama yaitu Yoshua Tanu dan espresso terbaik adalah Intan Kumalasari (Caswell’s Coffee). Untuk kriteria penilaian pemenang IBC kali ini, diukur dari teknik pembuatan, rasa kopi yang dihasilkan, kebersihan, interaksi, pengetahuan dan penampilan. Konsistensi produk, knowledge, presentasi dan efisiensi waktu juga menjadi elemen penting dalam penilaian.

 

Rotaryana sebagai sponsor utama, kali ini menggandeng Bezzera sebagai official espresso machine. Bezzera sebagai pionir mesin espresso pertama di dunia, kali ini menghadirkan tipe Galatea sebagai media para barista dalam berkompetisi di IBC, mulai dari babak eliminasi hingga grand final.

 


 

Pertandingan Final ditahun ini, dinilai langsung oleh para juri yang sudah tak asing lagi namanya di bidang barista dan coffee industry, diantaranya yaitu, Hendry Kurniawan, seorang roaster yang telah malang melintang di dunia perkopian, Peter Lau (Alchemy Coffee Hongkong) dan Danni Tang (Toby’s Coffee Singapore), serta Mira Yudhawati seorang Q Grader yang telah diakui kepiawaiannya di dunia barista Indonesia.

 

 

Berikut adalah daftar Pemenang Indonesia Barista Championship 2014 :



 

Bibliografi: http://www.cikopi.com/2014/05/yoshua-tanu-wakil-indonesia-ke-wbc/